SINAU JURNALIS DEMOKRASI (SJD), TEROBOSAN BARU BAWASLU KOTA MALANG DI TAHUN 2022 | Alim Mustofa -->
Cari Berita

Advertisement

SINAU JURNALIS DEMOKRASI (SJD), TEROBOSAN BARU BAWASLU KOTA MALANG DI TAHUN 2022

Kamis, 10 Maret 2022

Pembukaan Program SInau Jurnalis Demokrasi (SJD) Bawaslu Kota Malang, dihadiri oleh Komisioner Bawaslu Kota Malanf, dari kiri Erna Almagfiroh,ST, ALim Mustofa,S.Sos.,M.AP, Hamdan Akbar Safara,S.AP.M.AP,,Rusmifahrizal Rustam,SH. Pembukaan dilaksanakan di Aula Bawaslu Kota Malang, kamis,24/2/22.

Alimmustofa.com - Dalam rangka membumikan pengawasan pemilu, Bawaslu Kota Malang gelar Sinau Jurnalis Demokrasi (SJD). Program yang berhasil menarik minat puluhan mahasiswa lintas perguruan tinggi di Kota Malang, resmi dibuka dan diikuti seluruh peserta yang lolos seleksi, Kamis, 24/02/22.


Pembukaan program SJD diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Bawaslu, lalu dilanjutkan dengan sambutan ketua Bawaslu Kota Malang. Dalam sambutannya, disampaikan tujuan dari program SJD adalah sebagai upaya Bawaslu untuk melakukan penguatan peran masyarakat dalam perbaikan kualitas demokrasi melalui kegiatan menulis.


“Tidak mungkin akan terjadi peningkatan kualitas demokrasi jika masyarakat sebagai subyek tidak dilibatkan dalam proses demokratisasi”, tutur Rusmifahrizal Rustam,S.H, Koordinator Divisi Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kota Malang.


Menurut informasi yang saya dapat, ketertarikan peserta megikuti kegiatan ini diketahui bermula dari mengetahui informasi SJD dari sosial media yaitu Instagram dan grup WhatsApp. Yup, dengan adanya media online ini segala jenis informasi dapat tersebar luas dengan sangat cepat. Sat set wat wet, kurang lebih seperti itu selama jaringan internet dapat berjalan dengan lancar”, lanjut Rusmi (50) meneruskan sambutannya.


Setelah seremonial pembukaan acara selesai, acara dilanjutkan dengan pemaparan materi. Alim Mustofa, selaku ketua bawaslu Kota Malang memaparkan materi dasar-dasar jurnalistik dengan sangat padat dan jelas.


Dalam penjelasannya, Alim menuturkan, “Program baru Bawaslu yang mengangkat tema “Jurnalis” ini tidak lain memiliki beberapa tujuan, diantaranya adalah untuk menciptakan calon wartawan dengan kualitas SDM yang baik. Tidak hanya sekedar menjadi “wartawan bodrex” yang asal menulis opini dan berita yang tidak berdasarkan data dan fakta, namun dengan bekal ilmu melalui SJD ini para peserta kelak bisa menjadi wartawan yang dapat menyampaikan informasi aktual. Terlebih, apabila isu-isu yang diangkat sedang dalam kondisi panas-panasnya, diharapkan tulisan-tulisan yang tercipta dapat menjadi refleksi bagi masyarakat selaku pembaca dan pihak terkait selaku pembuat kebijakan”.


“Menjadi seorang wartawan itu memang harus telaten dan sabar”, pesan Alim mantan anggota KPU Kota Malang periode 2009-2014.


Salah seorang peserta, Moh. Rasul (19) mengatakan, “Alasan saya mengikuti SJD ini adalah ingin belajar dan menggali lebih dalam keilmuan tentang jurnalistik dibidang politik, karena selama ini saya masih hanya menulis bebas”.


Diakhir sesi materi, peserta diberikan kesempatan untuk langsung mempraktekkan ilmu yang telah didapatkan dengan cara menulis berita kegiatan yang telah berlangsung.(arn)

Pewarta     : Arini Peserta Sinau Jurnalis Demokrasi (SJD) Bawaslu Kota Malang

Editor        : Alim Mustofa