Catatan Pendamping Desa : BUMDes di Kabupaten Tulungagung Terus Berbenah | Alim Mustofa
Cari Berita

Advertisement

Catatan Pendamping Desa : BUMDes di Kabupaten Tulungagung Terus Berbenah

Minggu, 09 Februari 2020


Pengalaman pendamping desa dalam memfasilitasi desa perlu untuk dicatat dalam sebuah tulisan atau cerita kecil,sekedar untuk bebagi pengalaman dengan pendamping yang lain. hal ini diperlukan agar saling memperkuat sesama pendamping desa dan desa dampingangannya. 

Seperti tulisan pengalaman pendamping lokal desa (PLD) Kabupaten Tulungagung Jawa Timur, menuangkan pengalamannya tahun 2016 dalam tulisan dibawah ini. 

Kembali dimuat di https://www.alimmustofa.com/ agar terbaca kembali dalam memori kita, bahwa kerja pendampingan adalah kerja keabadian dengan mengedepankan komunikasi, ketulusan dalam menjalankan tugas dan membangun kebersamaan dengan desa dampingannya.

DESANEWS-TULUNGAGUNG - BPM-PD Kab Tulungagung melakukan Pembinaan Teknis terhadap para pengurus BUMDesa se Kec Gondang, Rabu (28//2016).

Pembinaan Teknis yang dilaksanakan di aula kantor kecamatan Gondang ini, dibuka Camat Gondang  Tri Wantoro. Dalam sambutannya Tri Wantoro mengharapkan agar  seluruh desa di kecamatan Gondang mampu menjadikan BUMDesa sebagai sarana meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Bimbingan tehnik menghadirkan nara sumber dari Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPM-PD)  Suyono,SE  Kepala Bidang  Pengembangan Perekonomian Masyarakat (P2M) dan Drs.Ali Muchtar Kepala Bidang Pemerintahan Desa atau Kelurahan (Kabid.PDK) . Ali Mochtar dalam materinya menyampaikan para pengelola BUMDesa harus manpu melihat dan memetakan potensi desa. Selain itu juga harus mampu membuat bisnis plan serta manajemen perencanaan anggaran.

Potensi ekonomi desa sebagai pendukung utama pengembangan BUMDes, harus dapat ditangkap sebagai peluang oleh pengurus dalam rangka pengembangan usaha BUMDes. Pengurus harus mampu menangkap dan mengelola potensi ekonomi yang dimiliki oleh desa, dengan tetap memperhatikan keberlangsungan usaha mikro yang telah tumbuh dengan baik. BUMDes harus bersinergi dengan usaha mikro sektor riil milik warga desa, jangan sampai kehadiran badan usaha ini, justru menjadi ancaman bagi usaha mikro yang telah tumbuh lebih dulu. 

Sementara H. Masngudin Kasi PP Kecamatan Gondang, selaku panitia penyelenggara mengatakan, pembinaan teknis ini dilakukan agar para pengurus BUMDes mampu memahami tugas dan kewajibannya sebagai pengurus. Selain aspek pemahaman tugas dan kewajiban, pengurus diharapkan memiliki pengetahuan dan skill yang dapat menunjang untuk pengembangan usaha.

Nanang Mulyanto, Ketua BUMDesa Ngrendeng peserta bimtek mengaku salut dan mengapresiasi kegiatan ini karena bisa meningkatkan kapasitas pengurus. Namun begitu, pembinaan terhadap pengurus tidak harus berhenti pada pelatihan ini saja, pembinaan secara Continue perlu terus dilakukan agar badan usaha milik pemerintah desa ini berkembang dan mandiri.

Bimbingan Tehnis BUMDesa, juga diikuti para pendamping lokal desa (PLD) di kecamatan Gondang. Kehadiran pendamping desa menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam upaya terus mengawal agar badan usaha tersebut menjadi badan usaha yang berkembang dan maju.(*)


Penulis  : Endah Kartikasari  (Pendamping Lokal Desa)
Editor : Alim Mustofa (TA-PPD Kab.Tulungagung)