Serambi Budaya Pengawasan | Alim Mustofa
Cari Berita

Advertisement

Serambi Budaya Pengawasan

Minggu, 14 April 2019


Alimmustofa.com -  Serambi Budaya Pengawasan adalah kegiatan yang diinisiasi oleh Badan Pengawas Pemilu Jawa Timur, dimana acara tersebut merupakan serangkaian kegiatan dalam upaya untuk memberikan pesan ke public akan kesiapan Bawaslu dalam mengawal proses pemilu serentak 2019.

Lalu kenapa diberi tag-line serambi budaya pengawasan, jawaban dari pertanyaan ini adalah sebagai beriut. Pertama pemilu bukan sekedar menang atau kalah dalam kontestasi politik, tetapi pemilu juga pemilu juga menyangkut persoalan budaya. Maksudnya begini, pemilu memang merupakan moment politik, tetapi tidakkah kita berfikir bahwa dalam proses politik dalam pemilu juga diwarnai oleh tradisi dan budaya setempat?.

Kedua adalah selain moment politik pemilu juga mempunyai dimensi social lainnya mencakup pertumbuhan ekonomi yang pada akhirnya memisahkan antara sikaya dan kemiskinan.
Tidakkah kita berfikir bahwa pada proses kontestasi politik selalu diwarnai politik uang atau politik transaksional.

Ya politik uang telah menjadi ancaman yang serius dalam pesta demokrasi lima tahunan, bahkan ada yang berpendapat jika politik uang di masyarakat telah membudaya dan dianggap suatu kelaziman.
Sebagian tidak bisa menerima jika politik uang merupakan budaya, karena budaya adalah berasal dari budi – daya yang baik kemudian menjadi kebiasaan yang menjadi kelaziman dan diikuti secara turun temurun.

Bawaslu RI dalam mengupayakan pencegahan potensi money politk berpendapat bahwa money politik yang telah mentradisi ini harus dilawan dengan budaya anti money politik. Ya .. tradisi harus dilawan dengan Pendidikan budaya anti poltik uang keseluruh lapisan mayarakat.
Upaya memerangi politik uang dengan mengubah tradisi inilah dengan banyak melibatkan para pelaku budaya se-Jawa Timur.(A-Liem Tan)