PEMILU TAHUN 1955 JAUH LEBIH BAIK | Alim Mustofa
Cari Berita

Advertisement

PEMILU TAHUN 1955 JAUH LEBIH BAIK

Rabu, 10 Juni 2020


Totok Hariyono,SH Kordiv. Penyelesaian Sengketa Bawaslu Jawa Timur dalam Webskusi SKPP sesi 7 tahun 2020. 

Alimmustofa.com – menurunnya kualitas demokrasi menjadi sorotan Bawaslu Jawa Timur, hal ini disampiakan oleh Totok Hariyono,SH Koordinator Divisi Penyelsaian Sengketa Bawaslu Jawa Timur dalam materi Webskusi Dari SKPP sesi 7. 10/6/20

“ Pemilu tahun 1955 rezim orde baru dikatakan jauh lebih baik, karena dibaca literatur, tidak ditemukan adanya kecurangan, politik uang, tekanan keamanan dan lain-lain sehingga masyarakat bebas menentukan pilihannya tanpa adanya intervensi ,” terang Totok.

Kondisi saat itu sangat mendukung karena kesadaran bernegara sangat tinggi, hal ini karena faKtor politik penjajahan oleh belanda selama hampir 350 tahun. Semangat inilah yang tidak dimiliki oleh masyarakat sekarang yang cenderung prakmatis, Totok melanjutkan paparanya.

Lalu bagaimana dengan pemilu sekarang yang banyak sampah demokrasi, seperti prakmatisme, Bawaslu akan berupaya menarik semangat pemilu tahun 1955 dan pemilu 1999 dengan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga marwah pemilu. Salah satunya adalah dengan melaksanakan SKPP daring, membentuk sentra Gakkumdu dan Menyusun Indek Kerawanan pemilu. 
(A-Liem Tan)

Tautan : Malangguide