MADEWA : PELATIHAN REGULATORY IMPACT ASSESSMENT (RIA) UNTUK NGO | Alim Mustofa
Cari Berita

Advertisement

MADEWA : PELATIHAN REGULATORY IMPACT ASSESSMENT (RIA) UNTUK NGO

Kamis, 13 Juni 2019



Alimmustofa.com - Madewa bekerjasama dgn Fisip UB laksanakan pelatihan RIA (Regulatory Impact Assessment) yang diikuti oleh pegiat Madewa dan jejaring mitra dari ormas & dinsos.(13/6)

Pelatihan ini dimaksudkan untuk meningkatkan kapasitas pegiat sosial kemasyarakatan jejaring Madewa dan mitranya, khususnya di wilayah kabupaten Malang.

Ahmad Wazir ketua pelaksana pelatihan mengatakan “ tujuan pelatihan RIA: memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan analisis rancangan kebijakan publik (perda) sehingga bisa mendorong terbitnya "smart regulations" terutama yang berkaitan dgn pelayanan public,”.

“ Output pelatihan: peserta bisa mendorong terbitnya peraturan yang ; 1) bukan sekedar menjalankan peraturan diatasnya. 2) bukan sekedar alat kontrol. 3) bukan dibuat utk kepentingan pembuat peraturan. 4) berorientasi menyelesaikan masalah publik. 5) mampu menekan biaya & risiko (low cost, low risk),” Terang Wazir.

Sementara WAWAN SOBARI, S.IP., MA., Ph.D. akademisi FISIP Univeristas Brawijaya Malang menyampaikan “ Tujuan kegiatan ini adalah Kita ingin tranfer  tentang bagaimana melakukan analisis dampak kebijakan terutama kebijakan yang akan di terapkan  untuk publik,”.


“ kenapa harus melibatkan teman teman organisasi non pemerintahan , karena mereka punya kapasitas untu melakukan itu dan punya ruang  untuk melakukan itu maksudnya apa karena teman-teman memang banyak bergerak di isu ini , isu -isu advokasi kebijakan sehingga tools ini digarapkan  bermanfaat untuk teman-teman,” terang Wawan Sobari.

“ terus kemudian kami jelas kegiatan ini semuanya didanai oleh fisip ub dalam rangka  pengabdian masyarakat bekerja sama dengan temen temen MADEWA,” imbuh Doktor alumni Flinders University of South Australia.

Sebagai bahan kajian atau analisis adalah ranperda Kesejahteraan Sosial kabupaten Malang 2019 Pelatihan RIA yang dilaksanakan sehari ini diikuti oleh 15 organisasi masyarakat atau NGO se-Kabupaten Malang di rumah makan Zam-Zam Goondanglegi Malang.( A-Liem Tan)