GERAKAN FILANTROPI LAZISNU DAN BANOM NU KOTA BATU | Alim Mustofa -->
Cari Berita

Advertisement

GERAKAN FILANTROPI LAZISNU DAN BANOM NU KOTA BATU

Rabu, 19 November 2025

 

Lazisnu Kota Batu peduli umat dengan berbagai program sosial kemasyarakatan.

GERAKAN FILANTROPI  LAZISNU DAN BANOM NU KOTA BATU

Oleh : Agung Rusdiawan


 

 

Pendahuluan


Filantropi Islam di Indonesia berkembang menjadi fondasi penting dalam menjawab tantangan kemiskinan, pendidikan, kesehatan, lingkungan, dan kerukunan sosial. Sebagai bagian dari keluarga besar Nahdlatul Ulama, LAZISNU memainkan peran strategis dalam pengelolaan Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf (ZISWAF) secara profesional dan amanah. Namun pengelolaan dana filantropi tidak dapat berjalan optimal tanpa jaringan pendukung yang kuat dari badan otonom NU, yang hadir dalam berbagai segmen sosial dan usia.

 

LAZISNU merumuskan gerakan pemberdayaannya dalam 5 pilar utama, yaitu:

1. NU Cerdas – pendidikan & pengembangan ilmu

2. NU Berdaya – ekonomi & pemberdayaan

3. NU Sehat – layanan kesehatan

4. NU Hijau – gerakan lingkungan hidup dan ekologi

5. NU Damai – penguatan harmoni sosial dan kemanusiaan

 

Sinergi LAZISNU dengan banom NU memastikan kelima pilar tersebut berjalan menyentuh akar rumput, relevan, dan berkelanjutan.

 

Peran Strategis LAZISNU dan Pentingnya Kolaborasi

 

Sebagai lembaga filantropi resmi, LAZISNU memiliki tanggung jawab mengelola dana umat secara profesional, mendistribusikan program pemberdayaan, dan membentuk ekosistem organisasi NU yang mandiri dan inklusif. Namun keberhasilan implementasi di lapangan bergantung pada peran banom sebagai penggerak sosial, edukator, penguat jaringan, dan pelaksana teknis yang menjangkau langsung masyarakat.nIntegrasi 5 Pilar Program LAZISNU dalam Ekosistem Kolaboratif NU

 

NU CERDAS – Pilar Pendidikan dan Pengembangan Ilmu,

 

NU Cerdas berfokus pada peningkatan kualitas SDM umat melalui pendidikan, beasiswa, dan penguatan kapasitas generasi muda.Beberapa program diantaranya Adalah: Beasiswa pelajar, santri, dan mahasiswa, Bantuan perlengkapan sekolah ,Literasi digital dan pelatihan keterampilan. Pelaksanaan program diatas melibatkan badan otonom (Banom NU antara lain, IPNU-IPPNU sebagai motor edukasi ,LP Ma’arif untuk distribusi beasiswa , Pergunu dalam peningkatan kualitas guru ,ISNU mendukung riset dan pendampingan .

 

 NU BERDAYA – Pilar Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat.

 

Program yang mengusung pemberdayaan umat ini menjadi Pilar utama pemberdayaan mustahik agarlebih mandiri melalui modal usaha, pelatihan, dan penguatan UMKM. Beberapa program tersebut diantaranya, Bantuan modal usaha , Pelatihan kewirausahaan,Koperasi dan unit usaha , Inkubasi bisnis pesantren .

 

Mitra kerja program pemberdyaan ekonomi umat ini melibatkan Fatayat & Muslimat mengembangkan ekonomi keluarga , GP Ansor mendukung bisnis kreatif pemuda , ISNU memberi pendampingan manajerial 

 

NU SEHAT – Pilar Layanan Kesehatan dan Aksi Kemanusiaan

 

Peogram NU sehat merupakan bagian dari prioritas Lazizsnu dalam menyediakan layanan kesehatan umat, terutama bagi kalangan kurang mampu. Lazisnu melihat pentingnya program ini menjadi prioritas untuk dilaksanakan,dianataranya NU Sehat mengcover ; Ambulans gratis , Khitan massal , Bantuan pengobatan , Klinik dan rumah sehat NU.

 

NU Sehat tidak saja menjadi program strategis untuk membantu layanan sehat bagi Masyarakat kurang mampu terutama bagi warga Nahdlatul Ulama (NU). Untuk mensukseskan program ini LAZISNU melibatkan, Muslimat NU dengan kader kesehatan ,Fatayat edukasi gizi dan Kesehatan, GP Ansor–Banser sebagai tim lapangan dan ambulans .

 

NU HIJAU – Pilar Lingkungan Hidup

 

LAZISNU tidak hanya menyasar program-programkeumatan, akan tetapi lingkungan juga menjadi perhatian dalam berpartisipasi manjaga dan merawat lingkungan dengan membuat program Penanaman pohon ,Bank sampah pesantren ,Mitigasi bencana ,Energi terbarukan.

 

Program konservasi lingkungan oleh LAZISNU ini melibatkan GP Ansor relawan mitigasi , Fatayat & IPPNU edukasi ekologi ,Pesantren sebagai basis eco-learning sebagai mitra strategis untuk pelaksanaanya.

 

NU DAMAI – Pilar Kerukunan dan Kemanusiaan

 

Program Damai sebagai Upaya penyediaan layanan umat dalam bidang sosial yang bergerak dalambidang; Respons bencana ,Trauma healing ,Pendidikan moderasi beragama , Solidaritas lintas iman.

 

Program Respon Bencana misalnya sebagai bagian dari Upaya LAZISNU memberikan bantuan tanggap bencana Ketika terjadi bencana alam maupun bencana non alam diKota Batu. Selain memberikan bantuan logistik, melalui program ini LAZISNU juga melengkapi dengan pendampingan psikologi bagi korban bencana melalui Program Trauma Healing.

Untuk merespon keberagaman kultur,budaya dan iman di Kota Batu, LAZISNU menganggap penting dalam NU DAMAI juga memberikan Pendidikan moderasi beragama lintas iman,tercipta pranata sosial yang rukun damai dalam hidup berdampingan dengan semua elemen.

 

Untuk mendukung terlaksnanya program NU Damai,LAZISNU melibatkan ,GP Ansor–Banser garda kemanusiaan ,Fatayat sebagai pelaksana trauma healing,IPNU-IPPNU kampanye toleransi.

 Penutup

LAZISNU dan badan otonom NU merupakan fondasi utama terwujudnya ekosistem filantropi Islam berkelanjutan. Integrasi lima pilar—NU Cerdas, NU Berdaya, NU Sehat, NU Hijau, dan NU Damai—melahirkan model pemberdayaan umat yang holistik dan relevan dengan kebutuhan masyarakat modern. (Agung Rusdiawan)


Editor     : Alim Mustofa