Lazisnu Kota Batu peduli umat dengan berbagai program sosial kemasyarakatan.
GERAKAN FILANTROPI LAZISNU DAN
BANOM NU KOTA BATU
Oleh : Agung Rusdiawan
Pendahuluan
Filantropi Islam di Indonesia berkembang menjadi fondasi penting dalam menjawab tantangan kemiskinan, pendidikan, kesehatan, lingkungan, dan kerukunan sosial. Sebagai bagian dari keluarga besar Nahdlatul Ulama, LAZISNU memainkan peran strategis dalam pengelolaan Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf (ZISWAF) secara profesional dan amanah. Namun pengelolaan dana filantropi tidak dapat berjalan optimal tanpa jaringan pendukung yang kuat dari badan otonom NU, yang hadir dalam berbagai segmen sosial dan usia.
LAZISNU merumuskan gerakan pemberdayaannya dalam 5 pilar utama, yaitu:
1. NU Cerdas – pendidikan & pengembangan ilmu
2. NU Berdaya – ekonomi & pemberdayaan
3. NU Sehat – layanan kesehatan
4. NU Hijau – gerakan lingkungan hidup dan ekologi
5. NU Damai – penguatan harmoni sosial dan kemanusiaan
Sinergi LAZISNU dengan banom NU memastikan kelima pilar tersebut
berjalan menyentuh akar rumput, relevan, dan berkelanjutan.
Peran Strategis LAZISNU dan Pentingnya Kolaborasi
Sebagai lembaga filantropi resmi, LAZISNU memiliki tanggung jawab
mengelola dana umat secara profesional, mendistribusikan program pemberdayaan,
dan membentuk ekosistem organisasi NU yang mandiri dan inklusif. Namun
keberhasilan implementasi di lapangan bergantung pada peran banom sebagai
penggerak sosial, edukator, penguat jaringan, dan pelaksana teknis yang
menjangkau langsung masyarakat.nIntegrasi 5 Pilar Program LAZISNU dalam
Ekosistem Kolaboratif NU
NU CERDAS – Pilar Pendidikan dan Pengembangan Ilmu,
NU Cerdas berfokus pada peningkatan kualitas SDM umat melalui
pendidikan, beasiswa, dan penguatan kapasitas generasi muda.Beberapa program
diantaranya Adalah: Beasiswa pelajar, santri, dan mahasiswa, Bantuan
perlengkapan sekolah ,Literasi digital dan pelatihan keterampilan. Pelaksanaan
program diatas melibatkan badan otonom (Banom NU antara lain, IPNU-IPPNU
sebagai motor edukasi ,LP Ma’arif untuk distribusi beasiswa , Pergunu dalam
peningkatan kualitas guru ,ISNU mendukung riset dan pendampingan .
NU BERDAYA – Pilar Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat.
Program yang mengusung pemberdayaan umat ini menjadi Pilar utama pemberdayaan
mustahik agarlebih mandiri melalui modal usaha, pelatihan, dan penguatan UMKM. Beberapa
program tersebut diantaranya, Bantuan modal usaha , Pelatihan kewirausahaan,Koperasi
dan unit usaha , Inkubasi bisnis pesantren .
Mitra kerja program pemberdyaan ekonomi umat ini melibatkan Fatayat
& Muslimat mengembangkan ekonomi keluarga , GP Ansor mendukung bisnis
kreatif pemuda , ISNU memberi pendampingan manajerial
NU SEHAT – Pilar Layanan Kesehatan dan Aksi Kemanusiaan
Peogram NU sehat merupakan bagian dari prioritas Lazizsnu dalam
menyediakan layanan kesehatan umat, terutama bagi kalangan kurang mampu.
Lazisnu melihat pentingnya program ini menjadi prioritas untuk dilaksanakan,dianataranya
NU Sehat mengcover ; Ambulans gratis , Khitan massal , Bantuan pengobatan ,
Klinik dan rumah sehat NU.
NU Sehat tidak saja menjadi program strategis untuk membantu layanan
sehat bagi Masyarakat kurang mampu terutama bagi warga Nahdlatul Ulama (NU). Untuk
mensukseskan program ini LAZISNU melibatkan, Muslimat NU dengan kader kesehatan
,Fatayat edukasi gizi dan Kesehatan, GP Ansor–Banser sebagai tim lapangan dan
ambulans .
NU HIJAU – Pilar Lingkungan Hidup
LAZISNU tidak hanya menyasar program-programkeumatan, akan tetapi lingkungan
juga menjadi perhatian dalam berpartisipasi manjaga dan merawat lingkungan dengan
membuat program Penanaman pohon ,Bank sampah pesantren ,Mitigasi bencana ,Energi
terbarukan.
Program konservasi lingkungan oleh LAZISNU ini melibatkan GP Ansor
relawan mitigasi , Fatayat & IPPNU edukasi ekologi ,Pesantren sebagai basis
eco-learning sebagai mitra strategis untuk pelaksanaanya.
NU DAMAI – Pilar Kerukunan dan Kemanusiaan
Program Damai sebagai Upaya penyediaan layanan umat dalam bidang sosial
yang bergerak dalambidang; Respons bencana ,Trauma healing ,Pendidikan moderasi
beragama , Solidaritas lintas iman.
Program Respon Bencana misalnya sebagai bagian dari Upaya LAZISNU
memberikan bantuan tanggap bencana Ketika terjadi bencana alam maupun bencana
non alam diKota Batu. Selain memberikan bantuan logistik, melalui program ini LAZISNU
juga melengkapi dengan pendampingan psikologi bagi korban bencana melalui
Program Trauma Healing.
Untuk merespon keberagaman kultur,budaya dan iman di Kota Batu, LAZISNU
menganggap penting dalam NU DAMAI juga memberikan Pendidikan moderasi beragama
lintas iman,tercipta pranata sosial yang rukun damai dalam hidup berdampingan dengan
semua elemen.
Untuk mendukung terlaksnanya program NU Damai,LAZISNU melibatkan ,GP
Ansor–Banser garda kemanusiaan ,Fatayat sebagai pelaksana trauma healing,IPNU-IPPNU
kampanye toleransi.
LAZISNU dan badan otonom NU merupakan fondasi utama terwujudnya ekosistem filantropi Islam berkelanjutan. Integrasi lima pilar—NU Cerdas, NU Berdaya, NU Sehat, NU Hijau, dan NU Damai—melahirkan model pemberdayaan umat yang holistik dan relevan dengan kebutuhan masyarakat modern. (Agung Rusdiawan)
Editor : Alim Mustofa

