Kajian Fiqih : Wajibkah Menyegerakan Mandi Janabah? | Alim Mustofa
Cari Berita

Advertisement

Kajian Fiqih : Wajibkah Menyegerakan Mandi Janabah?

Selasa, 17 September 2019

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Kajian Fiqih Bersama Ustad Asep Hidayatulah Blimbing, Malang

Alimmustofa.com - Setiap yang berhadas besar diwajibkan untuk mandi rafa' hadas, hal ini karena salah satu syarat ibadah seperti shalat disyaratkan bersih dari hadas besar dan kecil. Namun karena faktor malas atau lainnya terkadang  seseorang sering memperlambat untuk mandi janabah. Tak jarang pula yang sampai keluar waktu shalat karena keterlambatannya itu.

Pertanyaan:

Bagaimanakah hukum memperlambat mandi junub dan apakah mandi wajib itu harus disegerakan?

Jawaban:

Hukum asal mandi wajib  tidak wajib disegerakan. Namun wajib disegerakan jika waktu shalat sudah sempit, Dalam kondisi ini kewajiban menyegerakan mandi  itu bukan karena mandinya akan  tetapi karena kewajiban mengerjakan shalat dalam waktunya.

- I'anah at-Thalibin Juz 1 Hal 86 Cet, Darl Fikr

و) الطهارة (الثانية الغسل) هو لغة سيلان الماء على الشيء وشرعا سيلانه على جميع البدن بالنية ولا يجب فورا وان عصى بسببه)
بخلاف نجس عصى بسببه  (قوله ولا يجب فورا) اى ولا يجب الغسل على الفور والمراد أصالة فلا يرد ما لو ضاق وقت الصلاة عقب الجنابة او انقطاع الحيض فانه يجب فورا لا لذاته بل لإيقاع الصلاة فى وقتها

والله أعلم بالصواب وإليه المرجع والمآب

Al-Faqir Asep Hidayatulloh Arjosari

Tautan terkait :
https://www.alimmustofa.com/2019/07/subhanallah-ternyata-jumlah-para.html
https://www.alimmustofa.com/2019/09/rukun-shalat-sesuai-sunnah.html