Hukum Membaca Ta'awwudz Sebelum Fatihah Menurut Empat Madzhab | Alim Mustofa
Cari Berita

Advertisement

Hukum Membaca Ta'awwudz Sebelum Fatihah Menurut Empat Madzhab

Rabu, 06 Februari 2019

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته 
Hukum Membaca Ta'awwudz Sebelum Fatihah Menurut pendapat Madzahibul Arba'ah.

1. Mazhab Al-Hanafiyah

As-Sarakhsi (w. 483 H) menuliskan di dalam kitabnya Al-Mabsuth sebagai berikut :
والتعوذ عند افتتاح الصلاة خاصة إلا على قول بن سيرين رحمه الله فإنه يقول يتعوذ في كل ركعة كما يقرأ، وهذا فاسد. فإن الصلاة واحدة فكما لا يؤتي لها إلا بتحريمه واحدة فكذا التعوذ والله أعلم
Waktu membaca ta'awwudz hanya dikhususkan ketika memulai shalat (rakaat pertama), kecuali pendapat Ibnu Sirin rahimahullah yang menyatakan bahwa membaca ta'awwudz dilakukan disetiap raka'at sebagaimana membaca Al-Quran. Dan pendapat ini adalah pendapat yang tidak benar karena shalat itu satu sebagaimana tidak menunaikannya melainkan dengan satu kali takbiratul ihram maka begitupula dengan membaca ta'awwudz. Wallahu aa'lam.
As-Sarakhsi Al-Mabsuth, jilid 1 hal. 23

Al-Kasani (w. 587 H) menuliskan di dalam kitabnya Badai Ash-Shanai fi Tartib Asy-Syarai sebagai berikut :
فالتعوذ سنة في الصلاة عند عامة العلماء........ وأما وقت التعوذ فما بعد الفراغ من التسبيح قبل القراءة عند عامة العلماء... وينبغي أن لا يجهر بالتعوذ لأن الجهر بالتعوذ لم ينقل عن النبي
Membaca ta'awwudz hukumnya sunah menurut mayoritas 'ulama.. Adapun waktu membaca ta'awwudz adalah ketika selesai dari membaca tasbih dan sebelum membaca al-fatihah menurut mayoritas 'ulama hendaknya agar tidak mengeraskan suara ketika membaca ta'awwudz dikarenakan hal itu tidak pernah diriwayatkan dari Nabi S.A.W
Al-Kasani Badai Ash-Shanai fi Tartib Asy-Syarai, jilid 1 hal. 202

2. Mazhab Al-Malikiyah

Ad-Dasuqi (w. 1230 H) menuliskan di dalam kitabnya Hasyiyatu Ad-Dasuqi sebagai berikut :
قوله ( وكرها بفرض ) أي للإمام وغيره سرا أو جهرا في الفاتحة أو غيرها
dimakruhkan (membaca ta'awwudz dan basmalah) di dalam shalat, baik itu untuk imam shalat ataupun selainnya, dengan suara pelan ataupun keras, pada saat membaca Al-Fatihah ataupun selainnya
Ad-Dasuqi Hasyiyatu Ad-Dasuqi, jilid 1 hal. 251

3. Mazhab Asy-Syafi'iyah

An-Nawawi (w. 676 H) menuliskan di dalam kitabnya Al-Majmu Syarah Al-Muhadzdzab sebagai berikut :
والمذهب استحباب التعوذ في كل ركعة... وأما التعوذ فمشروع في أول القراءة والركعة الثانية وما بعدها فيها قراءة
Pendapat dalam mazhab Syafi'i adalah sunahnya membaca ta'awwudz di setiap raka'at... adapun membaca ta'awwudz disyariatkan dibaca ketika memulai membaca Al-Quran (Al-Fatihah atau selainnya dalam shalat) begitupula diraka'at kedua dan seterusnya
An-Nawawi Al-Majmu Syarah Al-Muhadzdzab, jilid 3 hal. 324

An-Nawawi (w. 676 H) menuliskan di dalam kitabnya Raudhatu At-Thalibin sebagai berikut :
فصل يستحب بعد دعاء الاستفتاح أن يتعوذ فيقول أعوذ بالله من الشيطان الرجيم وقال بعض أصحابنا يقول أعوذ بالله السميع العليم من الشيطان الرجيم
Disunahkan membaca ta'awwudz setelah membaca doa iftitah dengan mengucapkan أعوذ بالله من الشيطان الرجيم atau أعوذ بالله السميع العليم من الشيطان الرجيم sebagaimana pendapat sebagian ashab kami An-Nawawi Raudhatu At-Thalibin, jilid 1 hal. 240

Al-Malibari (w. 987 H) menuliskan di dalam kitabnya Fathu Al-Muin sebagai berikut :
يسن (تعوذ) ولو في صلاة الجنازة، سرا ولو في الجهرية
Disunahkan membaca ta'awwudz walaupun dishalat jenazah baik itu dengan suara pelan ataupun keras
Al-Malibari Fathu Al-Muin, jilid 1 hal. 171

4.Madzhab Al-Hanabilah

Ibnu Qudamah (wafat 620 H) menuliskan didalam kitabnya Almughni :
أن الإستعاذة قبل القراءة فى الصلاة سنة
Membaca ta'awwudz sebelum membaca surat Alfatihah ketika Sholat adalah perkara yang di sunnahkan
Ibnu Qudamah Almughni,jilid 1hal 554

Al-buhuti (Wafat 885 H) menuliskan didalam kitabnya Kasysyaf alqinna
فسنن الأقوال سبعة عشر،ألإستفتاح،والتعوذ،والبسملة،والتأمين
Sunnah Aqwal ada 17 yaitu:membaca Do'a iftitah,ta'awwudz,basmallah,Aamin
Albuhuti Kasysyaf Alqinna,jilid 3 hal 144

Al-Mardawi (Wafat 885 H)menuliskan didalam kitabnya Al-Inshof fi Ma'rifati Ar-Rojih min khilaf :
وسنن الأقوال إثنا عشر ألإستفتاح،والتعوذ.هذا المذهب وعليه جماهير الأصحاب وقطع به كثير منهم.وعنه أنهما واجبان إختاره إبن بطة،وعنه ألتعوذ وحده واجب،وعنه يجب ألتعوذ فى كل ركعة
Sunnah-Sunnah Aqwal ada 12 yaitu:
Membaca do'a iftitah dan ta'awwudz.inilah pendapat madzhab dalam madzhab Hanbali dan mayoritas'ulama Hanabilah.namun banyak jg dari mereka yg menyatakan bahwa keduanya(membaca basmallah dan ta'awwudz)wajib dibaca,ibnu baththo mempunyai pendapat yang menyatakan wajib membaca ta'awwudz nya saja dan dibacanya di setiap Roka'at.
Al-Mardawi Al-Inshof fi Ma'rifati Ar-Rojih min Al-Khilaf,jilid 2 hal 86

5.Madzhab Azh-Zhohiriyyah

Ibnu Hazm(Wafat 456 H)
Menuliskan didalam kitabnya Al-Muhalla bil Atsar:
وفرض على كل مصل أن يقول إذا قرأ أعوذ بالله من الشيطان الرجيم لا بد له فى كل ركعة من ذلك
Wajib bagi setiap orang yang sholat agar membaca ta'awwudz sebelum membaca surat Alfatihah ataupun surah dalam Alqur'an disetiap Roka'at Sholat.lafadz ta'awwudz)
أعوذ بالله من الشيطان الرجيم
Ibnu Hazm Al-Muhalla bil Atsar,jilid 3 hal 247
والله أعلم بالصواب وإليه المرجع والمآب
Alfaqir Asep Hidayatulloh