PEMILU Merupakan Momentum Budaya | Alim Mustofa
Cari Berita

Advertisement

PEMILU Merupakan Momentum Budaya

Alim Mustofa
Jumat, 07 Desember 2018


AlimMustofa.com – Dialog politik yang dibingkai dalam dialog budaya dan pemilu kerjasama Sekolah Budaya Tunggulwulung (SBT) dengan Badan Pengawas Pemilu Kota Malang merupakan hal baru dalam hal menggerakan komunitas budaya dalam pengawasan partisipatif. (2/12)

Bambang GW. Salah satu keluarga besar SBT memberikan pendapat tentang membangun tradisi pemilu yang berbudaya adalah Semua kita saat ini punya rasa kebatinan yang sama yaitu pengharapan akan kehidupan berdemokrasi yang lebih berkualitas dan bermartabat tetapi kita masih saja ada dalam ruang berpikir yang tidak berpijak pada perubahan mendasar dalam berdemokrasi.

“Salah satunya tentang pemilu kita setia pada pijakan pikiran bahwa itu momen politik sehingga berakibat semua energi dan laku kita terarah secara politis yang pada akhirnya akan menghasilkan pemilu tanpa nilai-nilai (value) dan spirit. Oleh karenanya mewujudkan tatanan masyarakat yang berkeadaban salah satunya melalui pemilu seharusnya pijakan pikiran kita haruslah kita ubah agar semua proses yang harus terlewati juga akan bergeser tata ukurnya,” terang Bambang.

“Pemilu yang akan melakukan transisi kepemimpinan mestinya harus dipandang sebagai momen kebudayaan agar muncul nilai-nilai budaya sebagai pijakan ukuran baru dalam melewati setiap etape yang ada di dalamnya. Pemilu tidak dipandang sebagai sebuah kompetisi tetapi lbh diposisikan sebagai gerakan kebudayaan yang menjunjung tinggi nilai-nilai dan spirit keluhuran budi pekerti,” ungkap Bambang dalam acara dialog tersebut. (A-Liem Tan)