Senam Awas BAWASLU Kota Malang | Alim Mustofa
Cari Berita

Advertisement

Senam Awas BAWASLU Kota Malang

Alim Mustofa
Sabtu, 29 September 2018

AlimMustofa.com - Awali pengawasan kampanye, Bawaslu Kota Malang adakan “Senam Awas” bekerja sama dengan Malang Pos. Senam Awas dengan tagline “Kalah Terhormat, Menang Bermartabat” ini melibatkan peserta pemilu, Forkompimda dan jajaran Panwaslu Kecamatan ini digelar di halam Kantor Malang post Sawojajar Malang. (24/9)

Senam  Awas adalah program Bawaslu RI yang dilaksanakan secara serantak oleh Bawaslu Povinsi dan Bawaslu Kabupaten/kota se Indonesia ini, sebagai tanda dimulainya tahapan pengawasan kampaye yang jatuh mulai tanggal 23 september 2018 dan akan berakhir pada masa tenang yaitu tanggal 13 April 2019.

Acara dimulai pukul 07.00 dengan gerak senam yang dipandu oleh instruktur yang dipilih oleh tim Malang pos, menyajikan senam pilihan yang cukup menggairahkan peserta mengikuti setiap gerakan senam yang mainkan.

Jajaran Ketua berserta Komisiner Bawaslu, KPU, Perwakilan dari Polres dan Kodim 0833, Forkopimda Kota Malang, seluruh Panwascam dan  masyarakat yang hadir dengan santai dan bersemangat menirukan gerakan yang dipandu oleh instruktur senam.

Mencegah pelanggaran merupakan upaya meminimalisir konflik. Sebab salah satu pemicu ketegangan panggung politik yakni adanya pelanggaran yang bisa memancing reaksi lawan politik.

Dalam senam bersama pagi ini, semua kalangan mencairkan hubungan dan saling mengingatkan agar menjaga situasi.

Ini merupakan upaya pencegahan dan edukasi terhadap masyarakat dan partai politik, agar menjaga iklim positif selama pelaksanaan Pemilu. Kami ingin melindungi iklim kondusif yang selama ini selalu terjaga di Kota Malang.

Menurut Alim Mustofa Ketua Bawaslu Kota Malang, tagline ini digunakan untuk memberi edukasi kepada seluruh peserta Pemilu dan juga kepada masyarakat,  menjunjung sportivitas dalam berkompetisi adalah penting untuk mendukung terciptanya pemilu yang edukatif dan kondusif.

“Seluruh peserta pemilu diharapkan sportif dalam berpolitik. Kalau kalah legowo, kalau menang pakai cara yang bersih. Pesan agar tak ada money politic, diusung dengan tagline tersebut. Kami harap bisa tersampaikan dengan baik,” sambung Alim.

Senam Awas ditutup dengan pembacaan Deklarasi “Kalah Terhormat, Menang Bermartabat" dikikuti oleh peserta pemilu, Ketua Dewan, Perwakilan Pemerintah daerah, KPU Kota dan Bawaslu Kota dihadapan masyarakat yang hadir. ( A-Liem Tan/Musa)