KELAS PENGAWASAN PEMILU | Alim Mustofa
Cari Berita

Advertisement

KELAS PENGAWASAN PEMILU

Senin, 30 Maret 2020


Program Kelas Pengawasan Pemilu 
Oleh Alim Mustofa
Alimmustofa.com - Edukasi pemilu atau pengawasan pemilu bukan saja dilakukan pada saat tahapan pemilu berlangsung, akan tetapi disaat tidak ada pemilu justru waktu yang tepat untuk dilakukan Pendidikan pengawasan pemilu ke masyarakat.
Kalau bicara pemilu, bukanlah soal kalah, menang dalam kontestasi politik lima tahunan, tetapi pemilu jauh dari pada itu adalah proses pembangunan demokrasi menuju tatanan pemerintahan yang good goverment dan good governance. Tatanan dalam sebuah pemerintahan yang ideal dalam memperjuangkan cita-cita bangsa menuju masyarakat adil dan Makmur.
Akan tetapi seperti yang sering kita alami, pelaksanaan pemilu senantiasa memberikan kesan yang keras, gaduh, curang dan ketidaknyamanan karena pengaruh tensi suhu politik yang cenderung  panas karena kerasnya kontestasi politik. Apalagi saat kampanye sering dijumpai pelanggaran -pelanggaran pemilu oleh kontestan maupun penyelenggara dan pihak lainnya. Oleh sebab itu untuk menjamin agar hal diatas tidak terjadi, peran masyarakat sangat diperlukan, peran masyarakat dalam mengawal setiap tahapan pemilu, agar penyelenggaraan pemilu dapat terlaksana dengan jujur, adil dan berintegritas.
Kelas Pengawasan Pemilu adalah program yang digagas oleh Koordinator Pengawasan Bawaslu Kota Malang dalam rangka untuk memperkuat peran masyarakat dalam melakukan pengawasan pemilu secara mandiri dan sukarela oleh masyarakat. Baik berkelompok maupun sendiri masyarakat dapat melakukan pengawasan partispatif pemilu secara mandiri. Pasal 448 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 mengatur peran serta masyarakat dalam pemilu, pada ayat 1 ditegaskan  Pemilu diselenggarakan dengan partisipasi masyarakat.
Bawaslu Kota Malang berpandangan bahwa untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mengawal pemilu, maka diperlukan penguatan kapasitas masyarakat dalam pengatahuan kepemiluan dan pengawasan pemilu. sebab dengan bekal pengetahuan yang cukup tentang kepemiluan, diharapkan mampu menggugah kesadaran pentingnya peran serta masyarakat dalam mengawal pemilu.
Kalau melihat gagasan program kelas pengawasan pemilu ini tergolong nekat, dimana gal nekat, ditengah padatnya pengawasan kampanye dan persiapan pemungutan suara, kami masih melakukan penandatangan MOU pengawasan partisipatif pemilu. Hasil MOU ditindak lanjuti dengan gagasan program kelas pengawasan pemilu dengan skema anggaran dari mitra kerja. Boleh dibilang ini keberhasilan Bawaslu Kota Malang dalam melakukan negosiasi kerjasama dengan pembebanan operasional kegiatan dari pihak mitra, Bawaslu hanya bertugas mengawal berjalannya program dan narasumber yang didatangkan di kegiatan tersebut.
Tidak tanggung-tanggung, salah satu narasumber yang dilibatkan  adalah Bawaslu Provinsi Jawa Timur, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Bawaslu Kota Malang, akademisi dan tenaga pengajar dari Bawaslu Kabupaten-Kota yang menjadi relawan program Kelas Pengawasan Pemilu. Program kelas pengawasan  sesungguhnya merupakan semangat kami untuk merespon harapan Bawaslu RI dan Bawaslu Provinsi agar sebanyak mungkin melakukan kerjasama dengan para pihak dalam mensosialisasikan pengawasan partisipatif pemilu 2019.

Gambaran Program Kelas Pengawasan Pemilu.
Program Pendidikan pengawasan pemilu sesungguhnya telah merupakan program Bawaslu RI dengan nama Sekolah Kader Pengawasan Pemilu (SKPP). Pertama kali diterapkan tahun 2019 dilaksanakan dibeberapa Bawaslu Provinsi yang sala satunya adalah Jawa Timur.
Akan tetapi hal yang sama Bawaslu Kota Malang sejak tahun 2018 juga telah merancang program Pendidikan pengawasan pemilu dengan nama program “ Kelas Pengawasan Pemilu”. Silabus Kelas Pengawasan Pemilu meliputi Politik & Demokrasi, Sistim Politik, Sistim Pemerintahan dan Sistim Pemilu, Kepemiluan, Ke-Bawaslu-an, Etika Politik, Pemilu dan Korupsi, Analisa Sosial dan Materi Menulis.
Silabus yang disusun mendasarkan pada kebutuhan lokal masyarakat Kota Malang pada umumnya, dengan harapan setiap peserta akan dibekali materi yang berkesinambungan dimulai dari memberikan pengetahuan dasar tentang politik dan demokrasi, system politik sampai dengan kepemiluan dan pengawasan pemilu secara tersistem. Peserta juga diberikan materi pendukung atau suplemen dengan menyisipkan materi etika politik, relasi pemilu dan prilaku korupsi serta keterampilan menulis berita atau opini.
Dengan pembekalan diatas, peserta diharapkan akan memperoleh bekal pengetahuan pengawasan yang komprehensif sebagai bekal Ketika melakukan pengawasan pemilu secara partisipatif.
Kelas pengawasan pemilu pada dasarnya dirancang dengan model swa-beaya  mendasarkan kesepakatan Kerjasama dengan mitra Bawaslu seperti perguruan tinggi (PT), ormas dan para pihak. Skema anggaran yang dirancang adalah semua beaya operasional pelaksanaan program ini ditanggung oleh Mitra Bawaslu, sedangkan Bawaslu Kota Malang Kota Malang bertanggungjawab terhadap penyediaan narasumber/pengajar dan tehnis pelaksanaan program.
Jika Tahun 2019 program ini berhasil dilaksanakan dengan Kerjasama antara Bawaslu Kota Malang dengan Universitas Widyagama Malang, Tahun 2020 Bawaslu Kota Malang berhasil menjalin Kerjasama dengan Universitas Kanjuruhan Malang untuk melaksanakan program Kelas Pengawasan Pemilu selama satu semester.

Outline Kelas Pengawasan Pemilu
NO
MATERI
JAM/SKS
KETERANGAN
1
Stadium General
1 SKS/ 90  menit
1 kali Pertemuan
2
Politik Dan Demokrasi
1 SKS/ 90  menit
1 kali Pertemuan
3
Sistem Politik Dan Sistem Pemilu
1 SKS/ 90  menit
1 kali Pertemuan
4
Etika Politik
1 SKS/ 90  menit
1 kali Pertemuan
5
Kepemiluan
3 SKS/ 90  menit
3 kali Pertemuan
6
Ke-Bawaslu-An
4 SKS/ 90  menit
4 kali Pertemuan
7
Pemilu Dan Korupsi
1 SKS/ 90  menit
1 kali Pertemuan
8
Analisa Sosial
1 SKS/ 90  menit
1 kali Pertemuan
9
Materi Menulis
2 SKS/ 90  menit
2 kali Pertemuan
10
Ujian Semester
1 SKS/ 90  menit
1 kali Pertemuan

Penulis                       : Alim Mustofa
Jabatan                      : (Ketua & Koordinator Pengawasan Bawaslu Kota Malang)
Penggagas Program  : Alim Mustofa

#Malang