Badan Pengawas PEMILU Mendapat Simpatik Publk | Alim Mustofa
Cari Berita

Advertisement

Badan Pengawas PEMILU Mendapat Simpatik Publk

Alim Mustofa
Rabu, 09 Mei 2018

AlimMustofa.com - Kualitas Pemilu menjadi perhatian dan harapan masyarakat dalam kontestasi pesta demokrasi, baik pemilu maupun pemilihan. Masyarakat akan bersandar kepada penyelenggara pemilu, bagaimana pemilu dapat terselenggara secara berintegritas dengan hasil yang pemilu yang berintegritas juga.

Berdasarkan pengamatan di status diakun Facebook Bawaslu RI tanggal 8 mei 2018, Bawaslu RI mendapatkan paresiasi yang baik dari masyarakat terkait kepercayaan public dalam menjalankan tugasnya.
Berikut status FB Bawaslu RI :

#SahabatBawaslu, berdasarkan hasil evaluasi organisasi pemantau pemilu tentang kinerja penyelenggara Pemilu 2017-2022, Bawaslu secara umum sudah mampu meraih simpati publik. Data tersebut disampaikan oleh Koalisi Masyrakat Sipil untuk Demokrasi kepada Ketua Bawaslu pada Selasa (8/5/2016). Enam aspek yang dinilai dalam evaluasi ini, yaitu: kemandirian penyelenggara pemilu, profesionalitas, keadilan dan imparsialitas, kepastian hukum, inklusifitas dan aksesibilitas, keterbukaan dan partisipasi.

Partisipasi masyarakat sipil dalam memberikn evaluasi  ini penting dilakukan, karena sebagai bentuk kontrol sosial masyarakat terhadap kinerja penyelenggara Pemilu. Bagaimana kinerja Bawaslu menurut #SahabatBawaslu?
Melihat status diatas, dapat ditarik kesimpulan bahwa masyarakat melek pemilu.

Artinya masyakaratakan mengawasi setiap tahapan pemilu yang berlangsung akan menjadi perhatian masyarakat. Dikalangan pemerhati pemilu, kinerja penyelenggara pemilu menjadi sorotan terutama dalam persoalan kinerja dan integritas penyelenggara. Sebab pemilu yang berintegritas ditentukan oleh kemandirian dan profesionalitas penyelenggara selain faktor yang lain.

Bawaslu sebagai sebagai pengawas dan penjaga peraturan perundang-undangan pemilu, menjadi tumpuan masyarakat untuk mengawal dan menegakkan proses penyelenggaran pemilu. Bersikap tegas terhadap pelanggaran pemilu menjadi tolok ukur harapan masyarakat terhadap kepercayaan Bawaslu.

Hal ini dapat dilihat dari respon positif masyakat dalam komentar mengenai status FB Bawaslu RI, atas nama Ridwan Lubis yang berkomentar, "Kita bersama masyarakat siap menindak pelanggaran 2 pelkada, demi sukses y pemilu. Sementara ELO dalam komentar statusnya", artinya Bawaslu dan jajaranya OK disertai tanda jempol. (A-Liem Tan)